Sahabat Hati







EEWWW-ish, but still, AMESOME!




…guess there are things that makes me miss teenage life so much <3



At.Present.

5)Lying on the bed.Di lantai dua sebuah asrama tua.Ternyata enak juga,tidur-tiduran tanpa tujuan yang jelas-when there’s nothing to do even though there’re always so many things to be done.Menutup mata,terus mulai berpikir tentang apapun-random things.Sekumpulan bentuk-bentuk asing dan gak jelas-tapi pada akhirnya,pikiranku selalu kembali ke rumah.

4)Walking up there.Jembatan penyeberangan-Whitley Rd.Berdiri melawan arus mobil-mobil dan motor tanpa takut ditabrak.Berada di ketinggian tanpa takut jatuh.Merasa superior,dengan hembusan angin dan hamparan pemandangan lalu lintas kota metropolitan.Take a deep breath,nikmati saat-saat kamu berada di atas.

3)Making love with my laptop.Di balik jendela sebuah kamar berteralis besi.Bercinta dengan teknologi.Di sebelah tumpukan buku pelajaran yang terbakar api cemburu.Perasaan bersalah yang menyenangkan.Those times when I decided to rebel,the moments in which I stopped for a while…

2)Good Morning,Dunia.Sebuah meja panjang Burger King,Changi Airport.Di hadapan sebungkus French Fries panas dan segelas Milo dingin.A weird combination,but typical.Sebentar-sebentar mengecek tumpukan koper dan backpack tua.My soulmates-bertahun-tahun bertahan dengan beratnya bawaanku,terima kasih.Bau pendingin ruangan bercampur dengan sesentil bau karpet bandara.Aku memejamkan mata sambil menghirupnya dalam-dalam.Hmm…sinar matahari menembus masuk lewat jendela-jendela kaca raksasa.It’s morning.Selamat pagi,Dunia!

1)Lying on my bed.Sebuah kamar berdinding biru-Jakarta.Denting-denting piano terdengar dari luar.My dad is a clumsy pianist,hasil dari latihan otodidak selama bertahun-tahun.Nada-nada musik Papa merupakan nalurinya,bukan musik gubahan Bach,Mantovanni,atau Mozart-Music from his heart.Suara-suara motor di kejauhan bercampur dengan denting-denting piring cucian di dapur.Mencium bau selimut tua-Mr.Quilt Comforter.Saat memejamkan mata (lagi),semua itu bercampur menjadi sebuah orkestra bunyi dan aroma yang menjanjikan kehangatan.Perlindungan.Tempat perhentian. …Lying on my bed,pada sebuah senja.Aku menutup mata dan mulai berimajinasi untuk yang kesekian kalinya.But this time…I fell asleep…dan bermimpi tentang rumah.(menarik napas,menghembuskannya dengan lega)-



<3<3<3



[Flash 9 is required to listen to audio.]

I remember crying when I lost a Love one rainy afternoon, and I called you after I wrote this, Soulmate :)



With this,I could do ANYTHING <3


Sakitnya Terkucilkan

Seorang murid SD di King Edward VI School, Birmingham, Inggris menulis puisi berikut ini (dikutip dari Saat Teduh “Wasiat”, Jan 2010)

Coloured

When I was born, I was black.

When I grew up, I was black.

When I get hot, I am black.

When I get cold, I am black.

When I am sick, I am black.

When I die, I am black.

When you were born, you were pink.

When you grew up, you were white.

When you get hot, you go red.

When you get cold, you go blue.

When you are sick, you go purple.

When you die, you go green.

And yet you have the cheek to call me coloured!!!

===============================================

:) Mungkin ini bisa menjadi renungan buat kita semua.
Salam.



12
To Tumblr, Love PixelUnion

We're updating Fluid!

Soon, we'll be updating the look and feel of this theme. Read about the changes here. You can easily turn off this notification in the theme customization panel.

Close